MANAJEMEN
PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN KAPASITAS PKBM
OLEH: Drs. ANWAR, M.Pd
DEKAN FAKULTAS
KEJURUAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN
UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN
6
Aspek dalam konsep PKBM
- Filosofi
PKBM,
Filosofi PKBM adalah
“Dari , Oleh dan Untuk Masyarakat”.
Dari Masyarakat
: * Merupakan inisiatif dari
masyarakat,
* Peran
pemerintah dan pihak lain hanya berupa proses sosialisasi,
motivasi, stimulasi dan pelatihan.
Oleh Masyarakat : * Sepenuhnya menjadi tanggung
jawab masyarakat
* Adanya
semangat kemandirian dan
kegotongroyongan.
Untuk Masyarakat :
* Harus benar-benar sesuai dengan
kebutuhan masyarakat
PKBM ( Pusat
Kegiatan Belajar Masyarakat )
v
Pusat
:
ü
PKBM harus terkelola
dan terlembagakan dengan baik,
ü
Jika
tidak terkelola dan terlembagakan dengan baik dan tidak terpadu maka
keberlanjutan dan mutu kegiatan sulit dipertahankan dan ditingkatkan
v
Kegiatan :
ü Diselenggarakan
kegiatan yang bermanfaat bagi
kehidupan masyarakat setempat.
ü Kegiatan
sangat tergantung pada konteks kebutuhan dan situasi kondisi
masyarakat setempat
v
Belajar:
ü Terciptanya
suatu proses transformasi dan peningkatan kapasitas anggota komunitas tersebut ke arah yang lebih
positif.
v
Masyarakat :
ü Memajukan dirinya sendiri secara bersama-sama.
- Tujuan PKBM,
Tujuan
keberadaan PKBM adalah terwujudnya peningkatan kualitas hidup
komunitas tersebut dalam arti luas.
- Bidang Kegiatan PKBM,
Kegiatan PKBM
dikelompokkan dalam 3 bidang kegiatan :
1.
Kegiatan Pembelajaran
(learning activities)
Ø Program Pendidikan Anak Usia Dini,
Ø Program Pendidikan Kesetaraan SD (Paket A), SMP
(Paket B), SMA (Paket C),
Ø Program Pendidikan Moral dan Spiritual,
Ø Program Pendidikan Vokasional,
Ø Program Pendidikan Kewarganegaraan,
Ø Program Pendidikan Kerumahtanggaan,
Ø Program Pendidikan Kewirausahaan,
Ø Program Pendidikan Seni dan Budaya,
Ø Program Pendidikan Hobi dan Minat,
Ø Program Pendidikan Keaksaraan Fungsional,
Ø Dan lain-lain.
2.
Kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (busines
activities)
Ø
Unit Usaha PKBM,
Ø
Kelompok Belajar Usaha,
Ø
Pengembangan Usaha Warga Masyarakat,
Ø
Kerjasama dan Jaringan Usaha Masyarakat,
Ø
Upaya-upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat,
Ø
Penciptaaan Lapangan Pekerjaan Baru,
Ø
Dan sebagainya.
3.
Kegiatan Pengembangan Masyarakat (community
development activities).
Ø
Penguatan sarana/prasarana/infrastruktur baik fisik
maupun nonfisik,
Ø
Penguatan kohesivitas diantara masyarakat,
Ø
Perbaikan dan pengembangan lingkungan,
Ø
Pengembangan
pembudayaan bahasa dan budaya
asli komunitas tersebut,
Ø
Pembaharuan sistem kaderisasi kepemimpinan di
komunitas tersebut,
Ø
Pembahruan sistem administrasi pemerintahan di
komunitas tersebut,
Ø
Pembaharuan dan penguatan pranata sosial yang ada di
komunitas tersebut,
Ø
Penyuluhan hukum, kesehatan, lingkungan, dll,
Ø
Penciptaan, penguatan dan reorientasi suatu budaya
tertentu,
- Parameter PKBM,
Adapun Parameter PKBM :
1.
Partisipasi Masyarakat
(Comunnity Participation),
2. Manfaat
Bagi Masyarakat (Impact),
3.
Mutu dan Relevansi Program,
4.
Kemandirian dan Keberlanjutan Lembaga (Sustainability).
- Komponen PKBM,
Adapun komponen-komponen PKBM :
1.
Komunitas binaan/Sasaran,
2. Warga
belajar,
3.
Pendidik/Tutor/Infrastruktur/Narasumber Teknis
4.
Penyelenggara dan Pengelola
5.
Mitra PKBM
- Karakter PKBM.
Karakter yang harus dikembangkan dalam suatu PKBM :
Ø
Keperdulian terhadap yang lebih berkekurangan
Ø
Kemandirian dalam penyelenggaraan,
Ø
Kebersamaan dalam kemajuan,
Ø
Kebermakanaan setiap program dan kegiatan,
Ø
Kemitraan dengan semua pihak yang ingin berpartisipasi
dan berkontribusi,
Ø
Fleksibilitas program dalam penyelenggaraan,
Ø
Pembaharuan diri yang terus menerus (Continuous
Improvemen)
Strategi Pengelolaan & Pengembangan Kapasitas
Kelembagaan PKBM
Kapasitas merupakan pengetahuan, keterampilan dan
tingkah laku yang dibutuhkan bagi individu untuk berfungsi secara efektif dan
efisien dalam pekerjaan tertentu.
PKBM :
Ø Sebagai Penyelenggara Program Pendidikan,
Ø Menjadi sarana Pengembangan Masyarakat Secara
individu maupun kelompok.
Program Pendidikan PKBM
Ø Program
PAUD,
Ø Keaksaraan
dan Fungsional,
Ø Kejar
paket A ,
Ø Kejar
paket B Subsidi,
Ø Kejar
paket C Mandiri,
Ø .Life
Skill Subsidi,
Ø .Life
Skill Kerjasama,
Ø Kelompok
Belajar Usaha,
Ø Taman
Bacaan Masyarakat.
Strategi Pengembangan
- Program,
- Proses Pembelajaran,
- Fasilitas,
- Personalia,
- Lingkungan,
- Kemitraan
1. Strategi Pengembangan Program
Ø
Pencarian Informasi Kependidikan,
Ø
Penjalinan Hubungan Interpersonal dengan Pihak Lain,
Ø
Akses Informasi dari dan ke,
Ø
Koordinasi,
Ø
Menerima Tawaran Program,
Ø
Program disusun Sesuai Kebutuhan.
2. Strategi Pengembangan Proses Pembelajaran
Ø
Waktu dan Kehadiran,
Ø
Materi Kontekstual,
Ø
Metode Diskusi
Ø
Pemotivasi,
Ø
Kelompok Usaha,
Ø
Informasi Pekerjaan,
Ø
Penjaringan Masukan,
Ø
Pemberian Modal,
Ø
Suasana Akrab,
Ø
Pertukaran Jadwal Tutor.
3. Strategi Pengembangan Fasilitas
Ø
Pemanfaatan Ruang/Fasilitas Pribadi Pengelola/Yayasan,
Ø
Peminjaman Fasilitas Warga Masyarakat,
Ø
Pengadaan Modul/Buku,
Ø
Kelonggaran Pembayaran biaya pendidikan,
Ø
Pemanfaatan fasilitas Pemerintah.
4. Strategi Pengembangan Personalia PKBM
Ø
Pelatihan Tutor dan Pengelola,
Ø
Sharing Pengetahuan Antar Personalia,
Ø
Pemanfaatan Fasilitas Internet dan Buku (Belajar
Mandiri),
Ø
Dijadikan Lokasi Kunjungan PKBM lain.
5. Strategi Pengembangan Lingkungan
Ø
Pemanfaatan Kegiatan Sosial,
Ø
Peran Alumni,
Ø
Peran Tokoh Masyarakat,
Ø
Penyebaran Leaflet,
Ø
Pertemuan Rutin Personalia,
Ø
Optimalisasi Tenaga Kependidikan,
Ø
Keterbukaan dan Kepercayaan Pengelolaan.
6. Strategi Pengembangan Kemitraan
Ø
Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan Kejuruan (LPK)
dan Penyelenggara Pembelajaran Life Skill,
Ø
Kerjasama dengan PT,
Ø
Kerjasama dengan Institusi Terkait,
Ø
Koordinasi dengan Pemerintah Desa/Kelurahan.